Kamis, 13 Agu 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Ekonomi Jepara Politik Redaksi
7 Mei 2025 18:11 - 2 menit reading

Bupati Jepara Lanjutkan Program “Ngantor di Desa”, Fokus Kembangkan UMKM dan Infrastruktur Mayong

Views: 62

Liputandesa.id — Jepara [ Program “Bupati Ngantor di Desa” kembali dilanjutkan oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo. Kali ini, giliran Desa Bungu, Kecamatan Mayong yang menjadi lokasi kegiatan, Rabu (7/5/2025). Kunjungan ini menjadi yang keempat kalinya dalam rangka mendekatkan pelayanan publik dan mendengar langsung aspirasi masyarakat di tingkat desa.

Disambut hangat oleh warga, Bupati Witiarso mengungkapkan apresiasinya terhadap partisipasi tinggi masyarakat Kecamatan Mayong yang terdiri dari 18 desa. Ia secara khusus menyoroti potensi besar di sektor UMKM, yang menurutnya perlu didorong secara merata.

“Ini kunjungan yang keempat, dan saya sangat terkesan dengan antusiasme warga. UMKM di Mayong ini luar biasa potensinya. Di Desa Mayong Lor misalnya, ada pelaku usaha dengan omzet mencapai Rp 46 miliar. Namun, masih ada juga yang hanya Rp 13 juta. Maka, perlu kita dorong pemerataan dan peningkatan sektor UMKM ini,” ujarnya.

Tak hanya UMKM, sektor pertanian dan peternakan juga menjadi perhatian dalam pembangunan wilayah Kecamatan Mayong ke depan.

Person in Charge (PIC) Kecamatan Mayong, Ratib Zaini, melaporkan bahwa selama dialog bersama masyarakat, setidaknya ada 12 pertanyaan dan aspirasi yang disampaikan, terutama mengenai persoalan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sungai.

Ia juga memaparkan bahwa total omzet UMKM di Mayong mencapai Rp 66 miliar per tahun. Menyambut peluang ini, Bupati memerintahkan percepatan program Rumah Berdaya sebagai strategi peningkatan UMKM, terutama bagi yang masih skala kecil.

“Fokus kita adalah meratakan pertumbuhan ekonomi lewat UMKM. Gerabah, makanan, dan minuman jadi sektor dominan. Khusus gerabah, akan kami dorong menjadi sentra unggulan melalui SK Bupati,” ungkap Ratib.

Dukungan konkret juga diberikan berupa pelatihan pemasaran dan legalisasi usaha, agar pelaku UMKM semakin percaya diri dan siap bersaing.

Di sisi lain, potensi pariwisata Mayong juga menjadi sorotan. Menurut PIC lainnya, dr. Tri Iriantiwi, keindahan alam dan semangat warga serta pemuda menjadi modal penting mewujudkan desa wisata. “Kami siap mendampingi proses pengembangan desa wisata ini,” katanya.

Kehadiran Bupati juga menjadi momen istimewa bagi para pelaku UMKM. Salah satunya, Neyza, pelaku usaha makanan ringan, mengaku bangga produknya diborong langsung oleh Bupati.

“Alhamdulillah, diborong semua. Terima kasih atas perhatian dan dukungan Pak Bupati untuk UMKM seperti kami,” tuturnya haru.

Selain membeli produk UMKM, Bupati Witiarso juga sempat mencicipi kuliner khas Mayong seperti bubur warna-warni, yang turut dibagikan kepada awak media untuk memperkenalkan cita rasa khas lokal Jepara.Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *