Jumat, 31 Jul 2026
Home
Search
Menu
Share
More
30 Jul 2026 14:07 - 3 menit reading

Ketua DPRD Jepara Dukung Inovasi Pengolahan Sampah Oleh KMJS

Views: 72

Liputandesa.id — JEPARA [  Ketua DPRD Kabupaten Jepara,Agus Sutisna, menerima audiensi dari  KMJS Pusat (Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang) di Ruang Ketua DPRD Jepara, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut membahas sinergi pelaksanaan Program Desa Mitra 2026 yang akan dipusatkan di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pengurus KMJS memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan selama kegiatan Desa Mitra. Program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan hingga pengembangan potensi desa. Program Desa Mitra sendiri bertujuan mendukung pengembangan potensi Desa Plajan melalui pemberdayaan masyarakat agar tercipta peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat citra desa sebagai kampung moderasi beragama dan desa wisata.

Salah satu program yang menjadi perhatian dalam audiensi tersebut adalah inovasi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi, KMJS akan mengajak masyarakat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik, memberikan penyuluhan mengenai pengelolaan serta inovasi pengolahan sampah bersama kelompok masyarakat, hingga membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui edukasi di sekolah. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberikan nilai tambah dari pengelolaan sampah.

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menyampaikan apresiasi atas konsistensi KMJS yang setiap tahun menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan yang digagas para mahasiswa Jepara tersebut memiliki dampak nyata karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa.

“Program seperti ini patut diapresiasi karena bukan hanya menjadi wadah pengabdian mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas,” ujar Agus.

Sebagai bentuk dukungan, Ketua DPRD Jepara juga memberikan rekomendasi kepada sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk turut bersinergi dalam menyukseskan Program Desa Mitra. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan teknis, penyediaan narasumber sesuai bidang masing-masing, serta kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Agus menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa melalui Program Desa Mitra dapat menjadi jembatan antara inovasi akademik dengan kebutuhan riil masyarakat sehingga menghasilkan program yang berkelanjutan.

Sementara itu, KMJS Pusat menyampaikan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain pengelolaan sampah, Program Desa Mitra 2026 juga mencakup edukasi digital marketing bagi pelaku UMKM, promosi produk unggulan desa, sosialisasi pemanfaatan limbah pati aren menjadi briket, kegiatan kesehatan masyarakat, serta berbagai program pendidikan dan pemberdayaan sosial lainnya. Seluruh kegiatan dirancang untuk memperkuat potensi Desa Plajan sebagai desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Melalui dukungan DPRD Jepara dan kolaborasi dengan berbagai pihak, diharapkan Program Desa Mitra 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan mahasiswa, tetapi juga mampu melahirkan inovasi-inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi model pengembangan desa berbasis kolaborasi di Kabupaten Jepara. (Maskur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *