Rabu, 16 Sep 2026
Home
Search
Menu
Share
More
16 Sep 2026 16:10 - 3 menit reading

Wujudkan Mulus Ekonominya, PemKab Jepara Gelar Gebyar BUMDesa/ BUMDesma and Produk Unggulan Desa Tahun 2026

Views: 35

Liputandesa.id / Jepara – Dalam rangka memperkuat perekonomian ditingkat desa, sebagaimana Visi, Misi, dan Program Unggulan Bupati Jepara “Mulus Ekonominya”. Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen untuk mewujudkannya melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan
Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).

Kegiatan tersebut direncanakan digelar mulai hari Jumat sampai Minggu (18-20 September) tahun 2026, di alun-alun 1 Jepara. Dengan melibatkan semua BUMDesa / BUMDesma Bersama se Kabupaten Jepara.

Salah satu program unggulan yang
menjadi prioritas adalah “BUMDesma Maju Bersama”, yaitu menjadikan BUMDesa dan
BUMDesma sebagai penggerak utama perekonomian desa yang mampu menciptakan nilai
tambah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan
ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Di Kabupaten Jepara memiliki desa-desa yang kaya
akan potensi sumber daya alam, budaya, potensi buatan, sosial, maupun ekonomi.
Berbagai potensi tersebut merupakan aset strategis yang dapat dikembangkan menjadi
produk dan jasa unggulan desa. Namun demikian, hingga saat ini sebagian besar potensi
tersebut belum dikelola secara optimal sehingga belum memberikan manfaat ekonomi yang
maksimal bagi masyarakat maupun pemerintah desa.

“Sebagaimana hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Ka. Dinsospermades) Kabupaten Jepara, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kabid PMD) Edi Utoyo, pada media”, Rabu (16/9/2026) siang.

Ia juga menjelaskan, sementara disisi lain, desa membutuhkan
peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADesa) sebagai salah satu sumber pembiayaan
penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui pengelolaan BUMDesa dan BUMDesma yang
profesional, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan usaha yang berkelanjutan”, ujarnya.

Masih kata Edi, namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kontribusi BUMDesa dan BUMDesa
Bersama terhadap peningkatan PADesa dan kesejahteraan masyarakat masih belum optimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kapasitas pengelolaan yang belum profesional, keterbatasan inovasi usaha, minimnya akses pasar,
serta belum terbangunnya jejaring kemitraan yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Sebagai upaya mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing
BUMDesa/BUMDesma, diperlukan suatu wadah yang mampu menjadi sarana eksplorasi, promosi, dan apresiasi terhadap berbagai produk barang maupun jasa yang dihasilkan.
Melalui wadah tersebut diharapkan potensi unggulan desa dapat lebih dikenal masyarakat, memperoleh akses pasar yang lebih luas, serta menarik minat investor maupun mitra usaha untuk menjalin kerja sama”, imbaunya.

Lebih lanjut, selain sebagai media promosi, kegiatan ini juga diarahkan
untuk membangun ekosistem kolaborasi antarpelaku ekonomi desa melalui terbentuknya
forum kerja sama antara BUMDesa/ BUMDesma dengan sesama BUMDesa/ BUMDesma, pelaku usaha, Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Badan Usaha Milik
Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai lembaga pendukung lainnya.

“Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis, meningkatkan akses terhadap pembiayaan, teknologi, pemasaran, dan pendampingan usaha sehingga
BUMDesa/BUMDesma semakin mandiri, profesional, dan berdaya saing.
Berdasarkan kondisi tersebut, pelaksanaan kegiatan ini menjadi langkah strategis
dalam mendukung terwujudnya program “BUMDesma Maju Bersama” sebagai implementasi nyata Program Unggulan Bupati Jepara “Mulus Ekonominya”, sehingga BUMDesa dan BUMDesma mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi desa,
meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADesa), membuka lapangan kerja, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Jepara”, tuturnya Edi Utoyo.

Lanjutnya, dengan demikian diharapkan bisa menyediakan ruang bagi Bumdesa untuk eksistensi diri secara kelembagaan, usaha,
produk dan kinerjanya. Selain itu juga diharapkan bisa memperkenalkan barang dan jasa unggulan BUMDesa/BUMDesa Bersama di masing-masing desa
yang secara langsung kepada masyarakat luas di kabupaten jepara.

Sedangkan tujuan dari Pameran
tersebut diantaranya :
a. Uji pasar langsung
b. Cari jaringan dan mitra bisnis
c. Belajar dari bumdesa lain
d. Menaikan kredibilitas dan kepercayaan warga.

Kemudian bagi produk yang disajikan diharapkan agar lebih dikenali, seperti ;
a. Awareness dan branding (dikenal dan dikenang)
b. Validasi kualitas
c. Menaikkan permintaan
d. Menentukan harga baru
3. Tujuan Bagi Desa
a. Promosi desa wisata
b. Menggerakkan ekonomi lokal
c. Memperluas jejaring pentahelix (kampus=>riset, bank=> kur, pemerintah=>hibah,
komunitastas=> kolaborasi)
d. Motivasi internal desa.

“Selain itu juga bertujuan untuk membuka peluang dan menjalin kemitraan dengan pihak ketiga atau lainnya”, pungkasnya.
(Yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *