Rabu, 12 Agu 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Daerah Hukum Jepara Redaksi
18 Mei 2025 11:31 - 2 menit reading

Dugaan Manipulasi Data oleh Petugas VCT Mobile di Kabupaten Jepara

Views: 107

Liputandesa.id — Jepara, [ Program Voluntary Counseling and Testing (VCT) atau konseling dan tes sukarela HIV/AIDS di Kabupaten Jepara tengah menjadi sorotan publik. Sejumlah petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara yang tergabung dalam tim VCT mobile diduga melakukan pengambilan sampel darah dari warga yang tidak sesuai dengan data penerima program yang telah ditetapkan sebelumnya.18/05/2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengambilan sampel darah oleh petugas VCT dilakukan secara langsung di berbagai wilayah kecamatan. Namun, dalam praktiknya, proses verifikasi identitas terhadap warga yang diambil sampelnya tidak dilakukan, sehingga tidak sesuai dengan data resmi yang tercatat sebagai sasaran penerima layanan.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya manipulasi data dalam pelaksanaan program. Ketidaksesuaian antara data penerima manfaat dengan identitas warga yang disampling dinilai dapat mengganggu keakuratan hasil tes serta merusak efektivitas program VCT secara keseluruhan.

“Seharusnya, sampel darah hanya diambil dari individu yang sudah terdaftar. Namun, di lapangan, pengambilan dilakukan secara acak tanpa mencocokkan data. Ini sangat berisiko terhadap validitas program,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Lebih lanjut, dugaan pelanggaran ini kabarnya telah diketahui oleh Kepala DKK Kabupaten Jepara. Saat dikonfirmasi, Kepala DKK, Mudrikatun, hanya memberikan respons singkat: “Baik Bapak, kami tindak lanjuti. Matur nuwun.”

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan turunnya kepercayaan publik terhadap program VCT, yang sejatinya sangat vital dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penularan HIV/AIDS. Oleh karena itu, diperlukan langkah investigasi yang menyeluruh serta tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran.

Transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci dalam pelaksanaan program-program kesehatan publik, khususnya yang menyangkut keselamatan dan kepercayaan masyarakat.Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *