
Liputandesa.id — Jakarta [ Yayasan Wahana Aksi Kritis Nusantara (Waskita) melalui kanal Manipol News Podcast meluncurkan pesan moral bertajuk “Manifesto Politik Waskita”, yang menyerukan kebangkitan kesadaran bangsa terhadap nilai-nilai keadilan sosial dan moralitas kepemimpinan nasional.(10/10/2025).
Waskita mengeluarkan manifesto politik berisi seruan moral kepada rakyat dan penguasa agar kembali pada semangat persatuan dan keadilan yang digariskan oleh Pancasila. Manifesto ini juga menjadi kritik tajam terhadap perilaku elite politik yang dianggap mengabaikan amanah rakyat serta warisan perjuangan para pahlawan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan oleh Yayasan Wahana Aksi Kritis Nusantara (Waskita) — lembaga sosial yang aktif menyuarakan keadilan publik dan kontrol sosial melalui platform Manipol News Podcast. Dalam manifesto itu, Waskita berbicara atas nama rakyat kecil yang seringkali hanya dijadikan alat politik saat pemilu.
Manifesto ini disampaikan secara terbuka melalui kanal YouTube @manipolnewspodcast pada tahun 2025 sebagai bagian dari gerakan moral dan refleksi kebangsaan di tengah maraknya isu ketimpangan sosial dan krisis keadilan di Indonesia.

Pernyataan tersebut disiarkan dari Jakarta, pusat pemerintahan dan simbol kekuasaan nasional, serta ditujukan kepada semua kalangan — baik masyarakat umum maupun pejabat negara, khususnya mereka yang berada di Senayan dan Medan Merdeka.
Menurut Waskita, bangsa Indonesia tengah mengalami kemerosotan moral dan ketimpangan sosial akibat lemahnya keadilan dalam pengelolaan kekayaan alam dan kebijakan publik. Elite politik dianggap lebih takut kehilangan jabatan dan harta daripada kehilangan moral dan amanah rakyat.
Waskita menilai, perjuangan para pahlawan yang menumpahkan darah dan air mata untuk kemerdekaan kini terabaikan oleh perilaku serakah dan korup di kalangan penguasa.
“Rakyat jelata yang kalian manfaatkan setiap kali Pemilu dan Pilkada hanya untuk pijakan sepatu mahal kalian menuju tahta. Dimanakah nurani kalian, dimanakah ajaran leluhur, dan di manakah ajaran agama kita?” tegas isi manifesto tersebut.
Seruan moral ini disampaikan dalam bentuk ajakan terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia agar bersama-sama menegakkan kembali keadilan sosial dan menghidupkan semangat Pancasila dalam tindakan nyata, bukan sekadar teori.
Waskita mengajak publik untuk aktif memberikan kritik, saran, dan masukan melalui kanal media sosial mereka, serta mengikuti tayangan Manipol News Podcast yang mengupas persoalan bangsa secara kritis dan objektif.
“Yang kita perlukan bukan teori lagi, tapi aksi nyata yang benar-benar menyatu dengan harapan para pendiri bangsa ini,” tulis Waskita dalam pesannya.
Di akhir manifesto, Waskita menegaskan bahwa setiap perjuangan untuk kebenaran, sekecil apa pun, akan menjadi amal ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Melalui Manifesto Politik Waskita, Yayasan Wahana Aksi Kritis Nusantara berupaya menggugah nurani bangsa agar kembali ke nilai dasar Pancasila dan cita-cita kemerdekaan. Seruan ini bukan sekadar kritik terhadap elite, tetapi juga panggilan moral bagi seluruh rakyat untuk bersatu menciptakan keadilan yang merata antara rakyat istana dan rakyat jelata. Red.