Selasa, 04 Agu 2026
Home
Search
Menu
Share
More
3 Agu 2026 09:07 - 2 menit reading

Mahasiswa KKN-PPM UGM Jepara Bhavana Dorong Kelestarian Lingkungan Dan Penguatan UMKM Di Mlonggo

Views: 13

Liputandesa.id — JEPARA [ Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) “Jepara Bhavana” melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi kreatif di wilayah Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan yang berlangsung sejak akhir Juli hingga awal Agustus 2026 ini melibatkan kolaborasi aktif antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga setempat.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, tim Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penanaman 80 bibit mangrove dan 20 pohon cemara di Pantai Ujung Piring pada Jumat (31/7/2026). Aksi ini dilanjutkan dengan penanaman 130 pohon cemara di sepanjang Sungai Mlonggo, Desa Jambu, untuk menanggulangi masalah abrasi yang selama ini mengganggu aktivitas para nelayan saat melaut.

“Respon warga sangat baik, khususnya di Sungai Mlonggo karena lokasi tersebut dekat dengan pelabuhan perahu. Adanya abrasi sangat mengganggu nelayan, sehingga penanaman ini diharapkan membantu nelayan agar bisa terus melaut,” ujar Muhammad Anis Husein, perwakilan tim KKN. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa dan 30 warga lokal, serta dihadiri oleh unsur Camat, Polsek, Koramil, dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Selain fokus pada lingkungan, tim KKN UGM juga menyelenggarakan agenda sosial dan kesehatan di Balai Desa Karanggondang pada Sabtu (1/8/2026). Rangkaian acara meliputi jalan sehat, lomba mewarnai untuk anak SD kelas 1-3, serta pemberian layanan cek kesehatan gratis yang menyediakan sekitar 300 strip gula darah bagi masyarakat umum, kemudian di sektor ekonomi, tim berkolaborasi dengan Dekranasda dan Dinsospermades Provinsi Jawa Tengah untuk menggelar workshop strategi pemasaran sederhana bagi pelaku UMKM.

Petinggi  Karanggondang, H. Ali Ronzi, Ach., S.E., menyatakan dukungan penuhnya terhadap kehadiran para mahasiswa. Menurutnya, program KKN ini memberikan dampak progresif bagi desa, terutama dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemanfaatan teknologi.

“Kami sangat mendukung, karena kehadiran KKN ini membawa banyak progres dan keuntungan untuk desa kami, baik dari sisi teknologi maupun ilmu. Kami bahkan dibantu membuat profil desa untuk lomba desa,” ungkap H. Ali Ronzi.

Beliau juga berharap agar kemitraan dengan UGM dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang guna memberikan dampak positif jangka panjang bagi perilaku dan pengetahuan masyarakat desa. (DiskominfoJepara/MRF)Red LD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *