Jumat, 03 Apr 2026
Home
Search
Menu
Share
More
31 Mar 2026 15:02 - 2 menit reading

Prabowo Subianto Dorong Elektrifikasi 140 Juta Motor, Transisi Energi Nasional Dipercepat

Views: 14

Liputandesa.id — TOKYO [  Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global, khususnya akibat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada keamanan pasokan energi dunia.( 31/3/2026).

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam forum bisnis Jepang-Indonesia yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Senin (30/3/2026) malam waktu setempat.

Pemerintah mempercepat transisi energi melalui pengembangan energi terbarukan dan elektrifikasi kendaraan, termasuk percepatan penggunaan serta produksi motor listrik dalam negeri.

Kebijakan ini dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pemerintah, serta melibatkan mitra internasional, termasuk investor dan pelaku industri dari Jepang.

Pernyataan disampaikan pada Senin, 30 Maret 2026, dengan implementasi program ditargetkan berjalan dalam beberapa tahun ke depan, termasuk proyek energi surya dalam tiga tahun mendatang.

Forum berlangsung di Imperial Hotel Tokyo, yang menjadi ajang strategis memperkuat kerja sama energi antara Indonesia dan Jepang.

Langkah ini diambil sebagai respons atas ketidakpastian global, terutama di Timur Tengah, yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi dunia. Pemerintah menilai ketahanan energi nasional tidak bisa lagi bergantung pada impor. ā€œKetidakpastian global menjadi pelajaran penting bahwa kita harus segera mengamankan sumber energi sendiri,ā€ tegas pemerintah dalam pernyataan kebijakan.

Strategi yang ditempuh meliputi Elektrifikasi kendaraan: Pemerintah menargetkan percepatan konversi sekitar 140 juta sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik.

Pengembangan energi surya: Ditargetkan mencapai kapasitas 100 megawatt dalam tiga tahun ke depan. Optimalisasi energi terbarukan: Termasuk pengembangan panas bumi (geotermal) yang potensinya disebut sebagai salah satu terbesar di dunia.

Diversifikasi energi: Batubara tetap dipertahankan sebagai opsi terakhir (last resort) dalam kondisi darurat.

Bahan bakar alternatif: Penguatan biodiesel berbasis minyak kelapa sawit yang saat ini telah mencapai campuran 40–50 persen.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, transformasi menuju kendaraan listrik—baik mobil maupun motor—akan berlangsung cepat sebagai bagian dari strategi besar menuju energi bersih dan kemandirian energi nasional.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak hanya mengejar transisi energi, tetapi juga berupaya naik kelas dalam rantai industri global melalui hilirisasi dan penguatan sektor energi domestik. (Red Liputandesa.id).

Editor : Red Liputandesa.id
Sumber: Tribunnews.com




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *