Senin, 18 Mei 2026
Home
Search
Menu
Share
More
25 Mar 2026 18:23 - 2 menit reading

Bupati Jepara Silaturahmi Ke Kiai Dan Tokoh Agama, Serap Aspirasi Dan Tancap Gas Pelayanan Pascalebaran

Views: 155

Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati M Ibnu Hajar, Sekda Ary Bachtiar, dan jajaran Forkopimda, silaturahmi ke para kiai dan Muhamadiyah Rabu, 25/3/2026.

Liputandesa.id — Jepara [  Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati M Ibnu Hajar, Sekda Ary Bachtiar, dan jajaran Forkopimda mengawali hari pertama kerja pascalebaran dengan bersilaturahmi ke para kiai serta tokoh masyarakat dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Rabu (25/3/2026).

Turut mendampingi dalam agenda tersebut Kapolres Jepara Hadi Kristanto, Dandim 0719/Jepara Ranna Hidfitriyadi, Kepala Kemenag Jepara Akhsan Muhyiddin, serta unsur Forkopimda lainnya.

Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan, tetapi juga untuk menyerap aspirasi langsung dari tokoh agama dan masyarakat sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan daerah.

Rombongan memulai kunjungan dari wilayah selatan Jepara, di antaranya ke pengasuh Ponpes Attaqi KH Nur Cholis di Jerukwangi, Welahan. Selanjutnya, Bupati dan jajaran bertolak ke Ponpes Balekambang asuhan KH Ma’mun Abdullah Hadziq, kemudian ke Ponpes Hadziqiyah yang diasuh KH Khayatun AH, yang juga Rais Syuriah PCNU Jepara.

Kunjungan berlanjut ke Ponpes Zhilalul Qur’an di Raguklampitan, Batealit yang diasuh Hasyim Sila Alhafidz. Setelah itu, rombongan menyambangi Ketua PD Muhammadiyah Jepara Fahrurrozi di Surodadi, Kedung, dan ditutup dengan kunjungan ke Ponpes Safinatul Huda asuhan KH Masduki Ridwan di Sowan Kidul.

Agenda serupa dijadwalkan berlanjut pada Kamis (26/3/2026) di wilayah Jepara utara, dengan tujuan di antaranya Ponpes Fadlun Nafs yang diasuh Ahmad Marzuki serta Ponpes Amtsilati Bangsri pimpinan Taufiqul Hakim.

Bupati Witiarso Utomo menyampaikan bahwa dari silaturahmi tersebut pihaknya menerima banyak masukan strategis, mulai dari sektor keagamaan, pendidikan, ketahanan pangan, infrastruktur hingga persoalan sosial kemasyarakatan.

“Ini juga sebagai bentuk tabarrukan dengan para kiai. Masukan dari para kiai menjadi pedoman kami. Syawal ini menjadi momentum peningkatan pelayanan, dan kami siap tancap gas pascalebaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

Langkah Bupati bersama Forkopimda ini pun mendapat respons positif dari para tokoh agama. Pengasuh Ponpes Zhilalul Qur’an sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jepara, KH Hasyim Sila Alhafidz, menilai kondisi daerah saat ini dalam keadaan kondusif.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama di Jepara terjaga dengan baik. Berbagai perayaan keagamaan seperti Nyepi, Natal hingga Lebaran berlangsung aman dan damai.

“Situasi Jepara rukun, damai, aman, dan nyaman. Toleransi yang terjaga ini menjadi modal penting untuk pembangunan daerah ke depan,” tegasnya.(Red- LD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *