
Liputandesa.id — Jepara [ Upaya peningkatan tata kelola pemerintahan desa kembali dikuatkan melalui agenda Pembinaan dan Penyelenggaraan Administrasi Pemerintah Desa Tahun 2025, yang dikemas dalam Program Kawal Desa. Kegiatan ini digelar pada Minggu, 30 November 2025 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Wisata Songgo Langit, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. (1/12/2015).
Program Kawal Desa menjadi instrumen strategis dalam memastikan pemerintahan desa menjalankan fungsi administrasi dan pengelolaan keuangan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintahan lintas sektor, antara lain. Perwakilan Camat Kembang: Ahmad Taufik (Kasi Pemerintahan)
Tenaga Ahli Kabupaten Jepara, Koordinator Pendamping Desa, Kepala Desa Bucu Kecamatan Kembang, Kepala Desa Sowan Lor Kecamatan Kedung, Anggota BPD, Bendahara Desa, Tim PKK, Kader Kesehatan Desa

Kehadiran dua desa ini menjadi prioritas karena keduanya terlibat dalam model pembinaan bergilir (twinning program) sebagai upaya pemerataan kualitas tata kelola desa.
Agenda utama kegiatan meliputi. Pembinaan administrasi pemerintahan desa, Evaluasi dan konsultasi pengelolaan keuangan desa, Pemaparan praktik baik (best practice) Desa Sowan Lor, Pendampingan kader PKK dan kader kesehatan desa, Sesi tanya jawab dan pendalaman regulasi
Desa Sowan Lor berperan sebagai desa rujukan yang telah menyelesaikan pembinaan tahap kedua, lalu berbagi metode kerja dan sistem administrasi yang dinilai efektif dan dapat direplikasi desa lain.
Data lapangan menunjukkan masih banyak desa yang mengalami kendala dalam Penatausahaan keuangan, Penyusunan laporan pertanggungjawaban, Validasi program pemberdayaan masyarakat, Mekanisme input aplikasi pengelolaan dana desa
Melalui program ini, pemerintah berharap aparatur desa dapat bekerja sesuai prinsip good governance, yaitu. Transparansi, Akuntabilitas, Efisiensi, Kepatuhan Regulasi, Pelayanan Publik Berbasis Kebutuhan Warga.
Pantauan InvestigasiMabes.com menunjukkan kegiatan berlangsung tertib, kondusif, dan partisipatif. Peserta terlihat aktif dalam forum diskusi, terutama terkait teknis pemeriksaan administrasi dan audit penggunaan dana desa.
Antusiasme tinggi datang dari unsur PKK dan kader kesehatan yang menekankan pentingnya pelayanan kesehatan berbasis desa, termasuk.
Posyandu, Pencegahan stunting, Program gizi balita dan ibu hamil, Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).
Pesan dan Harapan, Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jepara atas dukungan penuh terhadap program ini. Dorongan politik anggaran dan arah kebijakan menjadi faktor penting dalam percepatan kualitas pengelolaan pemerintahan desa.
Seorang perwakilan peserta menyampaikan harapan. “Kami berharap program sharing antar desa seperti ini tidak berhenti pada acara formal, tapi berlanjut menjadi jejaring kerja nyata agar semua desa di Jepara mampu memberikan pelayanan publik yang merata dan profesional.”
Program Kawal Desa bukan sekadar kegiatan pembinaan, tetapi strategi sistematis untuk. Menyamaratakan kualitas tata kelola desa di KabupatenJeparaa, Mengoptimalkan dana desa agar tepat sasaran. Memperkuat pelayanan publik terutama di sektor kesehatan dan administrasi
Dengan adanya sharing program antara Desa Bucu dan Desa Sowan Lor, model kolaborasi antar pemerintah desa dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jepara. (Red).