Jumat, 09 Okt 2026
Home
Search
Menu
Share
More
8 Okt 2026 11:59 - 3 menit reading

Program Bantuan PISEW 2026 (Kemen PU) Kembali Muncul, Desa di Jepara Tercatat Sebagai Calon Penerima

Views: 33

Liputandesa.id / Jepara – Secara umum di Provinsi Jawa Tengah tercatat ada 68 titik alokasi lokasi program bantuan PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) di tahun anggaran 2026.

Hal itu mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum nomor : 6942/KPTS/M/2026 tentang Penetapan Lokasi Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat.

Salah satu calon penerima dari program bantuan PISEW 2026 adalah wilayah Kabupaten Jepara, masuk ke dalam rancangan dan usulan pembangunan infrastruktur daerah guna memperkuat konektivitas antardesa, kawasan agropolitan, serta akses jalan produksi pertanian dan perikanan.

Disetiap titik lokasi yang dipilih akan mendapatkan dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) sebesar Rp. 500 juta, dengan dikelola langsung secara swakelola masyarakat setempat tanpa pihak ketiga.

“Paparan tersebut diceritakan oleh AN (45) pada Media.” Kamis (8/10/2026) pagi.

Menurutnya, meskipun SK tersebut sudah diterbitkan, rincian by name by desa (nama-nama desa berpasangan) khusus wilayah Kabupaten Jepara saat ini kemungkinan masih dalam tahap verifikasi teknis lapangan, atau tahap sosialisasi kecamatan, dan atau sudah penyusunan dokumen Rencana Kerja Masyarakat (RKM).

“Sebagai gambaran mekanisme program PISEW ; program tersebut tidak diberikan kepada satu desa tunggal, melainkan menyasar kawasan antar-desa atau biasanya terdiri dari 1 desa pusat pertumbuhan dan 1-2 desa penyangga di terdekat dalam lingkup masih kecamatan sama. Kemudian fokus pembangunan ; karena anggarannya sebesar Rp 500 juta per lokasi nantinya digunakan untuk membangun infrastruktur interkoneksi, seperti jalan beton penghubung desa, jembatan kecil, atau lainnya,” terang AN.

Lanjutnya, berdasarkan lini masa pengerjaan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, untuk saat ini status tahapan berjalan yang sedang berlangsung di tingkat kecamatan dan desa. Pertemuan di tingkat kecamatan tersebut melibatkan Camat, Kepala Desa berpasangan, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dan tokoh masyarakat untuk bertemu membahas dan menyepakati komitmen bersama antar desa.

“Selain itu juga untuk menentukan jenis infrastruktur prioritas yang akan dibangun nantinya. Dan sudah masuk ke tahap Penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) dan Teknis (sedang berjalan), serta sebagian sudah memasuki tahap Persiapan Pencairan Dana BPM dan Kontruksi Fisik (tahap menuju kontruksi),” ujar AN.

Di waktu berbeda, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUPR Kabupaten Jepara, Aditya Hendrayana menjelaskan yang mendapatkan program bantuan PISEW untuk tahun 2026 dan berdasarkan keputusan Menteri PU yang mendapat alokasi adalah Kecamatan Pakisaji, desa bersama (Lebak dan Tanjung).

“Untuk pengusulan itu dilakukan pada tahun 2025, lalu direalisasikan tahun 2026 untuk informasi detailnya bisa langsung ke Kantor Bapperida. Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan program bantuan tersebut secara swakelola (Dari pusat langsung dengan Pemdes / desa bersama yang menerima),” tutur Kabid Cipta Karya.

Sementara pihak Kecamatan Pakis Aji, melalui Sekcam, Ibu Zuli mengutarakan hal yang senada, dan membenarkan informasi tentang program bantuan PISEW tersebut.

“Kalau sesuai pengajuan ya desa Lebak dan Tanjung, Kecamatan Pakis Aji. Namun, hingga kini saya belum diupdate oleh tim PMD perihal kegiatan ini,” ujar Sekcam.
(Yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *