Selasa, 13 Okt 2026
Home
Search
Menu
Share
More
12 Okt 2026 15:32 - 2 menit reading

Kementan RI Berikan Bantuan Program Irigasi Senilai Rp 12,9 Miliar, DKPP Jepara Ada 105 Titik Totalnya

Views: 32

Liputandesa.id / Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mendapatkan program penanganan irigasi pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang disalurkan untuk kelompok tani (poktan) atau Gapoktan pada tahun 2026 sebesar Rp. 12,9 miliar.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jepara telah menerima bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang sudah disalurkan dan sebagian dalam proses penyaluran kepada kelompok tani, gapoktan, dan UPJA yang tersebar di berbagai Desa.

Bantuan tersebut diantaranya ; Traktor Roda 4 ada 4 unit, dan Traktor Roda 2 ada 19 unit, Pompa Air ada 74 unit, serta hand Spraiyer 20 Unit.

Selain bantuan diatas, Kementan RI juga memberikan bantuan program irigasi dan sarana pendukung pertanian untuk menjaga ketersediaan air untuk pertanian dan mengantisipasi elnino. Totalnya terdapat 105 titik bangunan irigasi, dan diantaranya ;

  1. 40 titik bangunan perpompaan sumur dalam.
  2. 22 titik irigasi dam parit.
  3. 2 titik bangunan embung.
  4. Dan titik-titik jaringan irigasi tersier dan sarana pendukung lainnya, saat ini sebagian besar sudah berjalan dan sebagian dalam tahap penyelesaian.

“Pelaksana kegiatan adalah dengan cara swakelola Sebagaimana itu disampaikan oleh Kepala DKPP Jepara Dhofir, saat dikonfirmasi media,” Senin (12/10/2026) pagi.

Ia juga menjelaskan berdasarkan data yang ada, alokasi bantuan sarana pendukung pertanian tidak dihitung berdasarkan jumlah desa secara administratif, tapi melainkan didasarkan pada 105 titik lokasi pembangunan.

“Yang mana titik-titik tersebut diajukan oleh kelompok tani (poktan) atau gapoktan yang identik wilayah tersebut memiliki potensi rawan kekeringan,” ujar Dhofir.

Lanjutnya, hingga periode berjalan di tahun 2026 , perkembangan proyek Titik titik lokasi sebagian besar sudah dilaksanakan oleh kelompok tani/gapoktan dan sebagian sudah dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan air pertanian petani. Sebagaian masih proses pengerjaan

“Secara keseluruhan, kegiatan yang dilakukan diprioritaskan untuk mengantisipasi dampak kemarau dan mengamankan ketersediaan air sawah agar indeks pertanaman para kelompok tani di Jepara tetap terjaga dan mengamankan ketersediaan pangan,” terang Dhofir.
(Yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *