Senin, 12 Okt 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Daerah Ekonomi Hukum Jepara Politik
11 Okt 2026 23:10 - 2 menit reading

Desa Karangrandu Jepara Gelar Karnival 2026, Ribuan Warga Antusias

Views: 8

Liputandesa.id / Jepara – Sepanjang Jalan utama mulai Pecangaan – Karangrandu – Gerdu, dipadati ribuan warga dari berbagai wilayah untuk menyaksikan gelaran Akbar Karangrandu Karnival 2026. Adanya aktivitas pagelaran tersebut arus lalu lintas di jalan utama sempat tersendat dan para pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa mengurangi kecepatan kendaraan mereka.

Hal itu dikarenakan adanya ribuan warga dari berbagai wilayah yang memadati sepanjang bahu jalan, sehingga terjadi kepadatan luar biasa.

Kedatangan ribuan warga dari berbagai wilayah tersebut hanya sekedar untuk menyaksikan gelaran Karnival di Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, pada Minggu (11/10/2026) siang.

Acara parade budaya dan kreativitas yang mengusung tema “Spirit Karangrandu untuk Generasi Muda” ini diinisiasi oleh kelompok pemuda setempat, Pemuda Hore, bekerja sama dengan Pesona Audio. Yang mana di kemeriahan karnaval ini sudah terasa sejak sesi check sound pada Sabtu 10 Oktober 2026 kemarin.

Menurut Kepala Desa (Petinggi) Karangrandu, H. Syahlan, mengatakan ungkapan rasa bangga dan apresiasinya yang mendalam terhadap inisiatif serta kemandirian para pemudanya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa seluruh elemen masyarakat desa bisa bersatu.

“Kami dari jajaran pemerintah desa mendukung penuh kegiatan positif ini. Karangrandu Karnival menjadi bukti nyata bahwa pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga desa bisa guyup rukun serta bergotong-royong demi menghadirkan hiburan rakyat sekaligus menggerakkan potensi lokal,” tutur Syahlan.

Apresiasi senada juga disampaikan perwakilan tokoh masyarakat setempat. Kekompakan lintas generasi di Desa Karangrandu dinilai sangat erat. Keterlibatan aktif para sesepuh, tokoh agama, hingga barisan pemuda dalam menjaga ketertiban di sepanjang jalur parade menjadi kunci utama acara.

Berdasarkan pantauan di lapangan, iring-iringan peserta mulai bergerak sejak pukul 09.00 WIB menyusuri rute utama dari arah selatan menuju ke utara. Berbagai komunitas lokal tampil unjuk gigi menampilkan kostum unik, tarian budaya, hingga armada truk yang mengangkut deretan sound system raksasa.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus perwakilan dari Pemuda Hore menambahkan bahwa persiapan matang ini dilakukan secara swadaya demi memberikan kebanggaan bagi desa.

“Ini adalah wadah kreativitas kami para pemuda. Lewat satu suara, satu pemuda, dan satu Karangrandu, kami ingin membuktikan bahwa pemuda desa bisa melahirkan karya yang luar biasa dan menyatukan seluruh warga,” tegasnya.

Hingga sore ini, laju kendaraan roda dua maupun roda empat di sekitar area Jalan Raya Karangrandu masih terpantau tersendat. Pihak panitia bersama jajaran pengamanan desa tetap bersiaga di setiap persimpangan untuk mengurai arus lalu lintas.

Pengendara yang hendak melintas diimbau untuk tetap bersabar atau menggunakan jalur alternatif.
(Yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *