
Liputandesa.id — JEPARA [ Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah kembali menggelar forum bahtsul masail, sebuah forum diskusi hukum Islam untuk merespons berbagai persoalan aktual, baik keagamaan maupun sosial-politik. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 20 April 2026 di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Kabupaten Jepara.(6/4/2026.
Forum bahtsul masail merupakan tradisi intelektual khas pesantren yang menggunakan pendekatan ilmiah berbasis kitab kuning (turats) untuk menjawab persoalan baru (waqi’ah) maupun masalah lama (mauquf).
Pada putaran kelima tingkat Jawa Tengah ini, PCNU Jepara ditunjuk sebagai tuan rumah setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di Kudus, Wonosobo, Banyumas, dan Pekalongan.
Sekretaris PWNU Jateng, Ahmad Fathkur Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan langsung kesiapan panitia lokal.
“Insyaallah Selasa besok (7/4/2026) kami akan memastikan persiapan panitia lokal,” ujarnya saat rapat koordinasi melalui Zoom, Minggu (5/4/2026).
Ia menambahkan, pengecekan meliputi kesiapan sarana dan prasarana, mengingat forum ini akan dihadiri perwakilan dari 36 PCNU se-Jawa Tengah, serta para kiai dari jajaran Syuriah dan Tanfidziyah.
“Perkiraan tim PWNU sekitar 20–30 orang. Ditambah utusan PCNU sebanyak 36 cabang masing-masing empat orang, total peserta diperkirakan mencapai 200–250 orang,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Jateng, Muhammad Faeshol, menekankan pentingnya efektivitas jalannya acara.
“Term of Reference sudah kami sampaikan. Pembukaan diharapkan sederhana agar jalsah bisa dimulai paling lambat pukul 09.30 WIB,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti perlunya fasilitas pendukung, seperti ruang transit peserta serta penyediaan ruang khusus untuk penjualan kitab-kitab karya ulama Jawa Tengah.
Dari pihak tuan rumah, panitia pelaksana yang diwakili Ahmad Sahil menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut kegiatan tersebut.
“Seluruh sarana dan prasarana telah kami siapkan sebaik mungkin. Acara akan digelar di Gedung PCNU Jepara,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai kebutuhan teknis seperti konsumsi, ruang sidang utama, ruang transit VIP, area parkir, hingga perangkat audio telah dipersiapkan jauh hari.
Rencananya, acara pembukaan akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo.”Pungkasnya. (Red-LD).