Selasa, 12 Mei 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Daerah Ekonomi Jepara Politik Redaksi
2 Jul 2025 18:32 - 2 menit reading

Bupati Jepara Serahkan Bantuan Alsintan Senilai Rp1,1 Miliar ke Petani

Views: 323

Liputandesa.id — Jepara [  Pemerintah Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 17 kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA), pada Rabu, 2 Juli 2025. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Sebanyak 17 unit alsintan senilai sekitar Rp1,1 miliar diberikan kepada penerima yang telah lolos verifikasi administratif. Bantuan tersebut terdiri dari 13 unit traktor roda dua, 2 unit traktor roda empat, 1 unit pompa air, dan 1 unit combine harvester.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI atas dukungan melalui program Wakil Menteri Pertanian yang memungkinkan bantuan ini diterima Jepara,” ujar Bupati.

Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jepara dengan anggota DPRD Jepara Fraksi Gerindra, yang turut hadir dalam acara penyerahan, di antaranya Khoirul Anam, Imam Subhi, dan M Harisman Fauzan.

“Ini bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian Jepara,” tegas Bupati.

Jepara memiliki 25.640 hektare luas baku sawah, dengan 58.064 petani tercatat dalam Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simluhtan). Tahun ini, produksi padi Jepara mencapai 265.325 ton gabah kering giling (GKG).

Menurut Bupati, mekanisasi melalui alsintan dapat mempercepat proses olah tanah, tanam, hingga panen, sehingga musim tanam bisa dipercepat dan hasil pertanian meningkat signifikan.

Ia juga mengingatkan agar bantuan ini digunakan secara bertanggung jawab, tidak hanya untuk kelompok penerima, tetapi juga dimanfaatkan secara kolektif oleh masyarakat sekitar.

Khoirul Anam, anggota DPRD Jepara Fraksi Gerindra, menyebut bantuan ini sebagai langkah konkret pemerintah pusat dalam mendukung program swasembada pangan.

“Dengan mekanisasi, indeks pertanaman (IP) yang semula 100 bisa meningkat menjadi 200 bahkan 300. Hasil panen juga bisa naik, tiap musim panen bisa tembus 1 ton,” ungkapnya optimis.

Sementara itu, Suwarjan, Ketua Gapoktan Bina Marga Desa Clering, yang menerima combine harvester MAXXI Bimo 102, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Bantuan ini sangat meringankan pekerjaan kami. Saat ini musim tanam kedua sudah dimulai, combine ini sangat bermanfaat,” ujarnya.

Program bantuan alsintan ini sejalan dengan komitmen Pemkab Jepara mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan dan energi nasional.

Dengan bantuan yang tepat sasaran dan pengelolaan yang bertanggung jawab, mekanisasi pertanian di Jepara diharapkan mampu menjadi model bagi daerah lain dalam mempercepat transformasi sektor pertanian ke arah yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *