Selasa, 12 Mei 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Daerah Hukum Jepara Politik Redaksi
25 Jun 2025 14:49 - 2 menit reading

Forkopimda Jepara Bahas Judol, Pinjol, dan Stabilitas Daerah, Ketua DPRD Paparkan 7 Langkah Sinergi

Views: 421

Liputandesa.id — Jepara [ Dalam suasana penuh urgensi koordinasi lintas sektor, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menghadiri rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Gedung Shima, Rabu pagi (25/06/2025).

Rakor tersebut turut dihadiri secara lengkap oleh jajaran pimpinan daerah, seperti Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Ibnu Hajar, Kajari Jepara RA Dhini Ardhany, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, serta perwakilan dari Polres Jepara dan Kantor Pertanahan (KPA).

Sejumlah isu strategis mencuat dalam forum ini, salah satunya kekhawatiran Bupati Jepara terkait maraknya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang mulai menyasar ASN dan masyarakat umum. Ia juga menegaskan kesiapan Pemkab dalam menyambut bulan Ramadan, termasuk menertibkan minuman keras dan hiburan malam.

Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, RA Dhini Ardhany, mengajak semua pihak memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektoral, serta mendorong transparansi program pemerintah daerah guna mencegah potensi pelanggaran hukum sejak awal.

Sementara itu, perwakilan Polres Jepara menyoroti pentingnya penegakan hukum untuk menjaga iklim investasi dan kondusifitas daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan sistem SIRAJU dalam pelayanan publik.

Dari unsur militer, Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi, menekankan pentingnya sinergi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai sarana membangun gotong royong di masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan, Ketua DPRD Agus Sutisna menegaskan bahwa Forkopimda bukan sekadar forum seremonial, namun harus menjadi ruang strategis untuk membangun tata kelola daerah yang kolaboratif dan responsif.

Ia memaparkan tujuh langkah konkret untuk memperkuat sinergi Forkopimda:
Koordinasi rutin dan terjadwal. Pembentukan tim kerja gabungan untuk isu lintas sektor

Pemanfaatan teknologi dan integrasi data, Penyusunan rencana kontinjensi bersama, Penguatan komunikasi informal antar pimpinan, Peningkatan peran kepala daerah sebagai koordinator Forkopimda

ā€œKolaborasi bukan pilihan, tapi keharusan. Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan daerah yang semakin kompleks,ā€ tegas Agus.

Rakor Forkopimda menjadi bukti keseriusan para pemimpin daerah dalam menghadapi tantangan-tantangan aktual. Baik itu masalah sosial seperti judol dan pinjol, maupun kesiapsiagaan menyambut Ramadan, hingga peningkatan pelayanan publik dan investasi.

Dengan semangat sinergi yang terus dirawat, Forkopimda Jepara menegaskan komitmen bersama untuk menjaga harmoni sosial, meningkatkan kinerja pelayanan publik, serta membangun Jepara yang tangguh dan adaptif menghadapi dinamika masa depan.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *