
Liputandesa.id I Jepara – Dalam pelaksanaan normalisasi saluran irigasi dan sungai di wilayah desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara hampir selesai. Pekerjaan yang di mulai sejak tanggal 11 September, sampai hari ini masih terus dikerjakan, sedangkan lokasi yang diprioritaskan meliputi rumah khusus (Rusus) atau perumahan nelayan, di wilayah RT 03 RW 01, serta ada 1 (satu) titik lainnya yang belum di normalisasi.
Kegiatan tersebut akan terus dikebut sebelum musim penghujan tiba, sedangkan dalam pelaksanaan normalisasi Pemerintah Desa Kedungmalang, menggandeng Pemda Jepara (penyedia alat berat), hingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, selaku berwenang dalam kepemilikan tanah. Sabtu (19/9/2026) pagi.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa (Petinggi) Kedungmalang, Mustafiyatun menyampaikan normalisasi sungai-sungai yang dangkal dan atau saluran irigasi yang sudah tertutup hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

“Dan sebagian wilayah ada yang sudah hampir selesai dalam pekerjaannya, ada pula yang masih nunggu atau belum dikerjakan. Sehingga kita upayakan secepatnya untuk diselesaikan sebelum musim penghujan tiba,” ujarnya.
Ia menjelaskan sedangkan kegiatan normalisasi yang sudah dikerjakan dan memasuki tahap sekitar 80% tersebut irigasi di area Rumah Khusus (Rusus) atau Perumahan Nelayan. Kemudian untuk wilayah di RT 03/01, sudah mencapai 50% pengerjaannya.
“Lalu untuk wilayah di RT 03/ RW 01 , serta area sekitar perapatan, atau di wilayah RT 06 / RW 03 adalah wilayah yang belum dikerjakan,” tutur Mustafiyatun.
Dalam kegiatan tersebut diharapkan bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, dan ini saatnya kita bersama-sama untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar, terutama di wilayah masing-masing. Sehingga untuk kedepannya masyarakat juga bisa menjaga area irigasi yang sudah dibersihkan, dan tidak membuang sampah di sembarangan tempat.
“Dengan demikian ketika musim penghujan tiba, tidak ada lagi genangan air di pemukiman dan masyarakat juga bisa beraktivitas dengan nyaman dan aman”, pungkasnya.
(Yusron)