Minggu, 16 Agu 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Daerah Ekonomi Hukum Jepara Redaksi
19 Okt 2025 09:31 - 4 menit reading

Pemdes Damarjati Angkat Suara Soal   premi BPJS dan jam kerja perangkat.

Views: 176

Foto : Kantor Petinggi Desa Damarjati Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Minggu, 19/10/2025.

Liputandesa.id [ Jepara, 19/10/2025 Pemerintah Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, akhirnya buka suara menanggapi berita viral terkait jam kerja perangkat desa dan dugaan keterlambatan pembayaran premi asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat desa.

Klarifikasi dari pemerintah desa Damarjati di sampaikan Kasno selaku petinggi, menegaskan bahwa tudingan perangkat desa sering datang terlambat saat jam kerja melayani masyarakat tidak sepenuhnya benar.

“Kritik Boleh tapi Jangan fitnah”
Kasno menegaskan bahwa kami tidak alergi di kritik dan memastikan bahwa  pemdes bekerja sesuai jam kerja yang sudah ditetapkan dan bekerja sesuai tugas  nya masing-masing, bahkan kadang kala ada kegiatan dilakukan di luar kantor desa.

“Kami tidak sekedar duduk santai menunggu waktu ” tugas perangkat tidak hanya di balai desa ada juga tugas keluar mengurus administrasi ke kecamatan atau Kabupaten dan  monitoring kegiatan warga di lapangan.Kebetulan saat Agus Riyanto bersama warga datang beberapa perangkat sedang tugas luar dan ijin tidak masuk. Sehingga di balai desa tampak sepi. Hal itu lantas jadi viral. Ungkap Kasno pada Jumat (17/10/2025)

Ia menambahkan soal perangkat yang tidak masuk kerja semua ada surat ijin nya bisa di cek di absensi nya, Saya sendiri pas hari itu di mintai tolong warga saya yang sedang punya hajat maka nya tidak ada di balai desa. Ungkapnya

Pemerintah desa Damarjati terbuka terhadap kritik dan saran serta pengawasan dari pihak manapun tapi kami menolak jika cara menyampaikan kritik dengan kata-kata kasar dan intimidasi.

“Kami siap dikritisi bukan di intimidasi” datanglah dengan niat baik, silahkan sampaikan kritik, saran dan pertanyaan pada kami. Ujarnya

Sementara itu, Bendahara Desa Damarjati, Nur Khalimah, memberikan penjelasan terkait  keterlambatan pembayaran klaim BPJS Ketenagakerjaan almarhum Suwarno, salah satu perangkat desa.

Pembayaran premi asuransi “BPJS perangkat desa diambil dari dana BHPR” tetapi karena pencairan dana nya   terlambatan, maka pembayaran premi ikut terlambat. Tapi bisa di pastikan saat ini dana sudah di setor ke BPJS ketenagakerjaan.

Terkait klaim asuransi BPJS bagi almarhum Suwarno sudah di proses tetapi terkendala masalah ahli waris yang berhak menerima dana nya Jelasnya.

Ia juga mengaku mendapatkan perlakuan tidak pantas saat memberikan penjelasan kepada Agus Riyanto saat  balai desa.

“Saya di intimidasi  dengan kata-kata kasar seperti goblk* dan As**. sambil gebrak meja”di ruang pelayanan  Padahal saya sudah berusaha menjelaskan secara rinci apa yang di tanyakan Agus Riyanto. Ungkap Nur Khalimah.

Suasana gaduh di Balai Desa terekam semua di CCTV
menurut Febri, salah satu perangkat desa. “Hanya beberapa warga Damarjati yang datang ke balai desa di pimpin  Agus  Riyanto” selebih nya dari media dan oknum LSM.

Situasi sempat tegang karena Agus Riyanto menarik kerah baju Mohammad purnomo saat di dalam ruangan kantor desa ada saksi yang melihat, bahkan Agus Riyanto juga mendorong salah satu perangkat sambil menantang berkelahi, semua kejadian terekam di CCTV. Biar masyarakat yang menilai sendiri siapa yang ber perilaku arogan di sini.

Febri menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menutup diri terhadap kritik, tetapi jangan intimidasi silahkan sampaikan kritik dengan cara-cara yang elegant

Kami tidak akan diam jika pemerintah desa terus di intimidasi dan di sudutkan Semua aktivitas perangkat di Balai Desa terekam  CCTV  silahkan kritisi kinerja kami sesuai fakta dan harus objektif. Ujarnya.

Dinsospermades diharapkan Turun Tangan, warga maupun pemerintah desa  berharap Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara segera  turun tangan untuk menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi agar tidak melebar ke mana-mana.

Pemerintah Desa Damarjati menyatakan siap di evaluasi dan berkomitmen memperbaiki sistem informasi publik dan meningkatkan kedisiplinan agar pelayanan pada masyarakat bisa maksimal.

Kami bukan anti kritik. tapi kami juga tidak akan diam ketika kebenaran dibelokkan,mari kita bersama sama kawal pembangunan di Damarjati dengan hati dan pikiran  yang jernih,” pungkas Kasno

Gun Liputan Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *