Rabu, 07 Okt 2026
Home
Search
Menu
Share
More
6 Okt 2026 20:54 - 3 menit reading

Menjaga Persatuan Jelang Pilpet Serentak 2026 adalah Nomor 1 (Satu)

Views: 21

Liputandesa.id / Jepara – Kabupaten Jepara akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilpet/Pilkades) yang dijadwalkan pada tanggal 3 November 2026 di 24 desa tersebar di beberapa Kecamatan, dan salah satunya adalah Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.

Namun, ada yang lebih penting yaitu menjaga persatuan di masa pemilihan kepala desa serentak, adalah nomor 1 (satu) karena hal itu sangat penting untuk mencegah perpecahan di masyarakat tingkat desa.

Beberapa cara yang efektif untuk menjaga persatuan selama pilpet diantaranya :

  1. Menghormati Perbedaan Pilihan ; Sadari bahwa setiap warga memiliki hak memilih calon yang berbeda, dan perbedaan tersebut adalah hal yang wajar dalam demokrasi.
  2. Menyaring Informasi (Anti-Hoaks) ; Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi mengadu domba antar-pendukung.
  3. Menghindari Kampanye Hitam (Black Campaign) ; Fokus pada visi, misi, dan program kerja calon yang didukung tanpa harus menjatuhkan atau menjelek-njelekan calon lain.
  4. Mengutamakan Silahturahmi ; Tetap menjaga hubungan baik, komunikasi, dan kegiatan sosial warga seperti gotong royong, tanpa memandang perbedaan pilihan politik.
  5. Menolak Politik Uang (Money Politics) ; Menjaga integritas desa dengan memilih berdasarkan kualitas calon, bukan karena iming-iming materi yang bisa merusak moral dan memicu konflik.
  6. Siap Menerima Hasil Pemilihan ; Memiliki sikap legawa untuk mendukung siapa pun calon yang nantinya terpilih demi kemajuan desa bersama.

Dari informasi yang disampaikan oleh seorang warga desa Teluk Wetan, yang enggan disebutkan namanya menyampaikan semoga pemilihan petinggi di desa kami aman, kondusif, dan lancar.

“Mugio pemilihan yang ada di desa kami berjalan sesuai harapan bersama, dan tak kala lebih penting adalah untuk menjaga persatuan dan kerukunan warga itu nomor satu,” ujar warga yang identitasnya tak berkenan untuk dipublikasikan. Selasa (6/10/2026) siang.

Ada beberapa tujuan penting lainnya yang harus difahami warga masyarakat di saat ini yang desanya akan melaksanakan Pilpet serentak, antara lain :

a. Mencegah Konflik Horisontal ; untuk Menghindari perpecahan, aksi kekerasan, atau pemutusan hubungan silaturahmi antar tetangga, kerabat, dan teman akibat perbedaan pilihan politik.

b. Menjalin Kelancaran Pembangunan Desa ; untuk Memastikan roda pemerintahan dan program pembangunan desa tetap berjalan efektif tanpa hambatan boikot atau ketidakpatuhan dari kelompok yang kalah.

c. Mewujudkan Pemilihan yang Jujur dan Adil ; untuk Menciptakan suasana kondusif yang memungkinkan warga memilih sesuai hati nurani mereka tanpa adanya tekanan, intimidasi, atau ketakutan.

d. Menjaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban ; untuk Membantu pihak keamanan dan panitia dalam menjaga situasi desa tetap kondusif, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial warga sehari-hari tidak terganggu.

e. Mempercepat Rekonsiliasi Pasca-Pilpet ; untuk Memudahkan seluruh elemen masyarakat agar kembali bersatu dan bergotong royong mendukung pemimpin yang terpilih demi kemajuan desa.

Di waktu berbeda saat dihubungi, Budi Santosa mengatakan yang terpenting adalah menjaga persatuan ditengah Pilpet Serentak 2026.

“Dan jangan sampai terbelah hanya dikarenakan beda pilihan dalam pemilihan petinggi, jadi kerukunan wargaku nomer Siji,” tegas Budi Santosa.
(Yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *