Selasa, 06 Okt 2026
Home
Search
Menu
Share
More
5 Okt 2026 09:19 - 2 menit reading

Diduga Gegara Hak Pribadinya Tak Terpenuhi Seorang Oknum Sebar Kabar MAFIA BBM di Jepara

Views: 65

Liputandesa.id / Jepara – Didapati adanya kabar dan telah di Screenshot dari sebuah unggahan media online pi-news.online dengan judul “Jepara Darurat Dugaan Mafia BBM Ilegal, Nama Narso Disorot”. Dari kabar yang telah beredar, akhirnya kami mencoba untuk cari kebenaran informasi tersebut, dan telah dikonfirmasi kepada yang bersangkutan.

Berita beredar tersebut ternyata tidak semua benar dan cenderung mengarah ke pribadi, sehingga berita yang berberedar itu ada unsur kebohongan / (HOAX).

Karena pemberitaan yang beredar, dan hasil karyanya diduga dilakukan sepihak tanpa adanya konfirmasi kepada beberapa pihak / narasumber dan atau pada yang bersangkutan langsung, serta ada indikasi untuk menguntungkan pribadi yang disinyalir dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan. Minggu (4/10/2026).

Beberapa Fakta yang Perlu Diketahui

  • Viewer Cuma 3 Orang: Berita sebombastis itu cuma dilihat 3 orang? Berarti tidak ada yang percaya!
  • Tanpa Bukti, Tanpa Konfirmasi: Tidak ada foto bukti penimbunan BBM, tidak ada bukti transfer, tidak ada konfirmasi ke Pak Narso atau ke pengelola SPBN Kedung Malang. Ini melanggar Kode Etik Jurnalistik!
  • Main Fitnah Beking Polisi: Berani-beraninya tulis “sudah pasti tidak tersentuh hukum Polres Jepara” dan bawa-bawa nama Kapolri. Ini sudah masuk pencemaran nama baik institusi.

Sementara seorang warga nelayan di desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara saat ditemui mengatakan tidak tahu menahu tentang kabar tersebut.

Menurutnya, kabar itu bikin bingung warga dengan pemberitaan tersebut. Dikarenakan “SPBN Kedung Malang pelayanannya bagus, BBM lancar. Lha kok tiba-tiba dibilang ada mafia solar? Ini berita tidak benar,” ujar salah satu warga nelayan yang tidak berkenan untuk dipublikasikan.

Harapan Warga Nelayan Kedungmalang

Di sisi lain, seorang warga nelayan juga berharap agar para penggiat media sosial untuk benar-benar jeli dalam menyuguhkan kabar informasi, karena kesalahan kecil yang kita lakukan akan berdampak tidak baik kepada semua.

“Di SPBUN Kedungmalang tidak ada kendala, kami meminta para pemangku kebijakan seperti Polres Jepara, dan Polda Jateng untuk menelusuri informasi tersebut dan menindak tegas oknum media online atau abal-abal seperti ini yang sudah meresahkan warga nelayan,tutur warga lainnya.

Di waktu berbeda, Narso saat dikonfirmasi menjelaskan kabar tersebut tidaklah benar.

“Saya akan menempuh Jalur hukum kalau tuduhan tersebut tidak diserta dengan pembuktian,” ujarnya.
(Tim/Red)

Ingat! Wartawan asli tidak pernah minta atensi, tidak pernah takut-takuti narasumber dengan berita bohong!

#WartawanBodrek
#HoaxJepara
#SPBNKedungMalang #LawanBeritaBohong
#DewanPers
#PoldaJateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *