
Liputandesa.id — SEMARANG [ Di tengah ketatnya persaingan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, hadir langsung memberikan dukungan moril kepada ratusan peserta asal Jepara yang tengah mengikuti ujian di Ruang Merbabu, PRPP Semarang, Sabtu (10/5/2025).
Kehadiran Agus Sutisna disambut langsung oleh Kepala BKD Jepara, Sridana Paminto. Dalam kesempatan itu, Agus menyapa peserta sesi kedua seleksi PPPK dan memberikan motivasi agar para peserta mampu menghadapi ujian dengan percaya diri dan tenang.
āJangan pernah meremehkan kekuatan doa dan usaha. Kalian adalah wajah masa depan pelayanan publik Jepara. Tunjukkan kapasitas terbaik kalian,ā ucap Agus penuh semangat, disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Tahun ini, sebanyak 2.515 pelamar asal Jepara mengikuti seleksi nasional PPPK. Dari jumlah itu, formasi guru tersedia sebanyak 278 posisi untuk 1.036 pelamar. Sementara itu, formasi tenaga kesehatan menyediakan 84 posisi bagi 147 pelamar, dan formasi teknis hanya tersedia 34 kursi dari total 1.332 pelamar.
Proses seleksi ini turut dipantau oleh Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, yang memastikan bahwa pelaksanaan tes berjalan objektif, transparan, dan bebas intervensi.
Kementerian PAN-RB sendiri telah menetapkan skema kelulusan PPPK Tahap 2, yaitu:
Kelulusan didasarkan pada pencapaian nilai ambang batas (passing grade) tiap kompetensi.
Jika jumlah pelamar yang memenuhi passing grade melebihi jumlah formasi, maka akan dipilih berdasarkan peringkat tertinggi total nilai sesuai kuota.
Skema afirmasi tetap berlaku bagi pelamar prioritas, termasuk penyandang disabilitas, usia di atas 35 tahun, dan tenaga honorer K-II yang memenuhi kriteria.
āIni bukan hanya soal pekerjaan. Ini soal pengabdian. Dan pengabdian tidak lahir dari ambisi, tapi dari niat yang bersih,ā tutur Agus menutup sambutannya.
Kehadiran pimpinan daerah seperti Agus Sutisna di tengah proses seleksi nasional ini bukan sekadar simbolis. Bagi para peserta, ini adalah bukti nyata bahwa perjuangan mereka mendapat perhatian dan dukungan langsung dari pemerintah daerah. Red.