Sabtu, 26 Sep 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Maskuri Jepara pada Daerah
15 Apr 2025 16:46 - 2 menit reading

Peresmian Masjid Baitus Sholihin Kecapi: Prof. Said Aqil Siradj Didampingi Ketua DPRD dan Wakil Bupati Jepara

Views: 72

Liputandesa.id — JEPARA | Suasana penuh khidmat menyelimuti peresmian Masjid Baitus Sholihin yang berlokasi di RT 4 RW 1, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Senin (14/4/2025).

Peresmian masjid ini menjadi istimewa dengan kehadiran Prof. KH. Said Aqil Siradj, ulama nasional dan mantan Ketua Umum PBNU, yang secara langsung menandatangani prasasti sebagai simbol diresmikannya rumah ibadah tersebut.

Turut membersamai beliau dalam prosesi tersebut, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, dan Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, yang bersama-sama menandatangani prasasti. Ini menjadi bentuk sinergi harmonis antara ulama dan pemerintah daerah dalam mendorong penguatan nilai-nilai keislaman dan pembangunan spiritual masyarakat.

Tak hanya itu, penandatanganan prasasti juga dilakukan oleh Prof. KH. Fathul Mufid, M.Si., tokoh agama asal Desa Kecapi yang turut berkontribusi besar dalam proses pembangunan masjid. Hadir pula Camat Tahunan, Nuril Abdillah, Kepala Desa Kecapi, Sukambali, serta jajaran tokoh masyarakat dan warga sekitar yang antusias mengikuti acara.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan para tokoh, dan puncaknya adalah penandatanganan prasasti. Peresmian kemudian ditutup dengan kajian Islamiyah oleh Prof. KH. Said Aqil Siradj, yang menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban umat Islam.

Dalam sambutannya, Agus Sutisna menyampaikan harapannya agar Masjid Baitus Sholihin tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial keagamaan.
“Masjid ini semoga menjadi pusat syiar Islam, tempat memperdalam keimanan, mempererat ukhuwah, dan menghidupkan budaya gotong royong,” ujarnya.

Peresmian Masjid Baitus Sholihin ini menjadi simbol komitmen bersama antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang damai, moderat, dan berkeadaban. Masjid ini diharapkan menjadi mercusuar spiritual bagi masyarakat Desa Kecapi dan sekitarnya.

Peliput : Petrus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *