
Liputandesa.id — Jepara [ Forum Komunikasi Ormas dan LSM Jepara (FKOJ) menegaskan komitmennya untuk mendukung aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan dalam forum silaturahmi bersama Kapolres Jepara, Selasa (2/9/2025) di Mapolres Jepara.
Silaturahmi ini diterima Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, SH., S.I.K., MH., bersama para ketua organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas dan LSM Jepara ( FKOJ) Beberapa di antaranya.
Ketua FKOJ sekaligus Ketua PP: Mardiyanto, SH. Ketua Grib Jaya: Agus Dodi, Ketua GMBI: Andre, Ketua BSM: Mulyadi, Ketua JBS: Arifin, Ketua Squad Nusantara: Mbah So, Ketua Macan Asia Indonesia: Khambali, SH., Ketua Pekat IB: Priyo Handono
FKOJ menyatakan siap bersinergi dengan Polri dan TNI dalam menjaga keamanan serta membantu menghadapi pihak-pihak yang berpotensi mengganggu stabilitas dan kondusifitas daerah.
Pernyataan ini disampaikan dalam forum koordinasi pada Selasa, 2 September 2025. Kegiatan berlangsung di Mapolres Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Komitmen FKOJ muncul setelah terjadi kerusuhan dan penjarahan di Jepara pada 30 Agustus 2025, yang menimbulkan keresahan masyarakat. Dukungan ormas dan LSM dianggap penting untuk memperkuat keamanan wilayah dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Melalui silaturahmi dan diskusi dengan jajaran Polres Jepara, para ketua ormas dan LSM sepakat untuk mengerahkan anggota mereka guna bersinergi bersama aparat keamanan jika sewaktu-waktu terjadi gangguan kamtibmas.
Kapolres Jepara, AKBP Erick Budi Santoso, menyampaikan apresiasi atas dukungan FKOJ.
āFKOJ adalah mitra strategis kami dalam menjaga keamanan daerah. Kami sangat menghargai kebersamaan ini, apalagi dalam kondisi Jepara yang baru saja mengalami kerusuhan,ā ujarnya.
Sementara itu, Ketua Grib Jaya Jepara, Agus Dodi, memberikan apresiasi kepada Polres Jepara.
āSaya memberikan penghargaan kepada Polres Jepara yang sigap, cepat, humanis, dan sopan dalam menghadapi aksi demo kemarin. Itu membuat masyarakat merasa terlindungi,ā tegasnya.
Perwakilan FKOJ juga menegaskan siap turun langsung jika ada pihak yang mengacaukan keamanan daerah.
āKami siap diperbantukan untuk menghadapi siapa pun yang mencoba mengganggu Jepara. Jangan kira hanya Polri dan TNI saja yang akan bertindak, FKOJ juga akan berdiri di garda terdepan bersama mereka,ā ungkap Dodi.
Dengan adanya sinergi antara FKOJ, Polri, dan TNI, diharapkan Kabupaten Jepara tetap aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Red.