Kamis, 17 Sep 2026
Home
Search
Menu
Share
More
17 Sep 2026 10:37 - 3 menit reading

Desa Lebak Jepara Menerima Program PISEW Dari KemenPU di 2025, Simak Faktanya

Views: 62

Liputandesa.id / Jepara – Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara pernah mendapatkan bantuan program PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) tahap 2. Bantuan tersebut senilai Rp. 500 juta, yang diserahkan pada pertengahan tahun di 2025, sedangkan sumber bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) melalui Dirjen Cipta Karya.

Bantuan yang bersifat stimulan tersebut dikelola secara swadaya oleh KKAD (Kelompok Kerjasama Antar Desa) bernama “Makmur Bersama” di Kecamatan Pakis Aji (dengan melibatkan Desa Lebak dan Bulungan), yang berpusat di Balai Desa Lebak.

Berdasarkan data dan informasi yang dirangkum, bantuan itu melalui beberapa tahapan. Dimana tahapan awal disebutkan sebagai penentuan program PISEW di Desa Lebak dimulai sejak bulan April 2025, artinya mulai perencanaan dan musyawarah dengan ditandai pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD), antara desa Lebak dan Bulungan. Kemudian di bulan Juli – Agustus 2025, adalah tahapan untuk pelaksanaan dan monitoring (yang melibatkan beberapa pihak).

“Sebagaimana halnya itu diungkapkan oleh Ahmad Ni’am
Lingkar Studi Kebijakan Desa (Laskar Desa) pada Media,” Rabu (16/9/2026) sore.

Ia juga menjelaskan dalam perencanaannya bantuan Rp. 500 juta tersebut digunakan untuk Pembangunan Drainase, Raba Beton, dan Pembuatan Dinding Talud (Penahan tanah). Dan lokasinya berada 2 (dua) titik di wilayah Desa Lebak.

“Program PISEW KemenPU ditujukan untuk mengintegrasikan pembangunan antar desa (khususnya di kawasan Pakis Aji) agar roda perekonomian dan kualitas permukiman masyarakat semakin meningkat,” ujar Ni’am.

Lanjutnya, secara administratif dan fisik di lapangan, titik pembangunan drainase, raba beton, dan dinding talud, memang dipusatkan di Dukuh Punden (wilayah RW 06) serta interkoneksi ke arah Dukuh Tukbasiran (wilayah RW 04) turut Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji.

“Area ini dipilih sebagai lokasi prioritas karena beberapa alasan strategis, seperti di RT 01 sampai RT 04 di RW, 04 (Dukuh Tukbasiran) area ini dipilih sebagai area sasaran utama untuk raba beton jalan usaha tani. Selanjutnya untuk di RT 03 / RW 06 (Dukuh Punden – Tambak Duren) mengacu wilayah tersebut adalah kawasan perbukitan yang berbatasan langsung dengan akses limpasan air, maka disinilah dinding talud (penahan tanah) serta drainase dibangun secara masif,” terang Ni’am.

Sementara seorang warga setempat, yang enggan disebutkan namanya menyampaikan saya tidak tahu itu pembangunan dari mana, setahu saya ya pihak desa.

“Tapi ini bangunan raba beton sudah hampir setahun, tapi kok sudah pecah-pecah. Kalau biayanya saya juga tidak tahu persis, mungkin ya ratusan juta,” tutur warga.

Di waktu berbeda, Kasi PMD Kecamatan Pakis Aji, Sawiji saat dihubungi menyampaikan Mohon maaf sebelumnya.

“Terkait informasi atas pertanyaan ini, mungkin dapat langsung berhubungan atau berkomunikasi dengan pihak Pemdes Lebak. Atau bisa langsung ke Kantor Desa Lebak saja, apa bila Petinggi ndak saget (tidak bisa) di hubungi,” tutur Kasi PMD, Kamis 17 September 2026.

Kemudian Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) melalui Kabid PMD Kabupaten Jepara, Edi Utoyo menjelaskan Maaf, program PISEW tersebut itu bukan kewenangan dari Dinas Sosial, dan program ini ranahnya ada di Pekerjaan Umum (PU).

“Sedangkan yang menjadi kewenangan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jepara itu hanya menangani Bantuan Provinsi (Banprov) dan Bantuan Kabupaten (Bankab),” tegasnya.

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Aditya H dan Petinggi Desa Lebak serta Petinggi Desa Bulungan belum bisa dikonfirmasi.

“Hingga berita diunggah beberapa pihak Belum memberikan penjelasan.”
(Yusron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *